Content Writing Guideline

Essentials

Dokumentasi ini untuk penerapan content writing dan standarisasi penulisan untuk membuat artikel.

 

⚠️

Internal used only

Websites and pages should be created to help users.

Menurut Google setiap website atau content harus memiliki tujuan, dan salah satu yang dimention oleh google adalah Website atau halaman yang dibuat harus membantu pengguna/pembaca

BEFORE Writing

Detail persiapan dari menyiapkan topik atau tema dan kata kunci serta deskripsi dan aset-aset seperti gambar, video maupun file.

See Details

DURING Writing

Anda bisa menulis sesuai topik atau tema dan kata kunci, dan paragraf yang sesuai.

See Details

After Writing

Cek setiap tulisan yang sudah ditulis, siapkan gambar dan publikasikan setelah semua sudah sesuai.

See Details

Websites and pages should be created to help users.

Menurut Google setiap website atau content harus memiliki tujuan, dan salah satu yang dimention oleh google adalah Website atau halaman yang dibuat harus membantu pengguna/pembaca

“If you don’t have time to read, you don’t have the time to write. Simple as that.

Stephen King

The Writing Process
k

Step 1: Prewriting

Decide on a topic to write about.

Step 2: Research

List places where you can find information.

Step 3: Drafting

Write sentences and paragraphs even if they are not perfect.

Step 4: Revising

Replace overused or unclear words.

Step 5: Editing and Proofreading

Correct spelling, capitalization, and punctuation.

01. Lakukan Riset Topik

Anda perlu tahu apa yang Anda tuliskan sebelum orang lain membaca atau melihat mendengarkan apa yang Anda tulis. Berikut adalah beberapa tips :

 

  1. Pastikan topik sesuai dengan konteks
  2. Coba lakukan riset dibeberapa website dan cek apakah website atau sumber tersebut akurat
  3. Sertakan sumber link di artikel jika hal itu memungkinkan

Di beberapa website biasanya sudah terdapat kategori yang sudah diisi, seperti dibawah ini:

02. Lakukan Riset Kata Kunci

Jika artikel atau konten yang direncanakan menggunakan strategi Optimasi Mesin Pencari (SEO) Anda perlu melakukan riset kunci bertujuan mendapatkan data yang ada di google search engine.

Ada beberapa tools gratis dan berbayar dalam memudahkan riset kata kunci:

03. Write an Outline

 Untuk membuat konten atau blog yang bagus, Anda perlu membuat Outline yang efektif dan terstruktur dari awalan sampai akhir.

Outline yang efektif harus mencakup:

  • Paragraf singkat yang merangkum topik dan sudut pandang
  • Sertakan Subhead  dan subpoint disetiap bagian tulisan
  • Bisa dua atau tiga poin yang akan Anda bahas di setiap bagian tulisan

Berikut contoh outline:

  • Post Summary
  • Introduction
  • Subhead 1
    • Subpoint 1
    • Subpoint 2
    • Subpoint 3
  • Subhead 2
    • Subpoint 1
    • Subpoint 2
    • Subpoint 3
  • Subhead 3
    • Subpoint 1
    • Subpoint 2
    • Subpoint 3
  • Conclusion

04. Buat Judul yang menarik

Ada kutipan menarik dari David Ogilvy

“On the average, five times as many people read the headline as read the body copy. When you have written your headline, you have spent eighty cents out of your dollar.”

Dari kutipan diatas menandakan bahwa judul sangat penting dari sebuah artiikel atau tulisan.

Menemukan judul yang menarik dapat membuat attention untuk membaca lebih lanjut bahkan akan dapat merubah pembaca menjadi pembeli.

Salah satu formula membuat judul menarik menggunakan “4 Us” :

  • make the headline unique
  • be ultra-specific
  • convey a sense of urgency
  • provide something useful

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat judul artikel makin keren:

  1. Sertakan ajakan untuk bertindak dan berikan manfaat.
  2. Gunakan kata-kata emosional.
  3. Tetap ringkas.

Contoh bisa Anda download di resource

05. Buat Paragraf yang dipecah menjadi beberapa bagian

Tulisan yang lebih sedikit atau paragraf yang dipecah-pecah membuat perhatian pembaca tetap terjaga dan lebih mudah dibaca.

Contoh yang benar ✔️ (Paragraf terpecah menjadi beberapa bagian):

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of  Letraset sheets.

Containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum.

 

Contoh yang salah X (Paragraf terlalu rapat):

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum.

 

06. Perhatikan susunan heading tags (h1, h2, h3, dst)

Tags Heading merupakan tanda untuk memandu para pembaca menjadi lebih jelas, terlebih sebenarnya heading tags ini untuk memudahkan Search Engine seperti Google mengcrawl artikel/konten kita.

Biasanya Heading 1 (H1) untuk judul utama, sedangkan Heading 2 (H2) untuk sub-judul.

Jadi setiap Heading menjelaskan atau sesuai judul dan topik.

Sebagai contoh sebagai berikut:

  • H1: Pelajari SEO dapat Meningkatkan Omzet Bisnis Anda
    • H2: Kenapa SEO penting bagi bisnis?
      • H3: Tools SEO paling banyak dipakai
      • H3: Anda dapat menggunakan cara SEO ini
      • H3: Banyak yang bilang SEO is Dead
    • H2: Bagaimana cara nomor 1 di Google?
      • H3: Ini yang dilakukan para expert tentang SEO
      • H3: Black hat dan White hat SEO
    • DST

07. Berapa jumlah kata? Panjang atau pendek?

Menurut Algoritma Google terbaru tidak penting artikel panjang atau pendek, yang terpenting setidaknya ada 3 hal yang mengindikasikan artikel ini bagus, yaitu:
1. Artikel sesuai dengan tujuan user cari
2. Enak dan mudah dibaca
3. Jelas dan memecahkan masalah

Tapi kami membuat standarisasi, sbb :
A. 500 kata = Medium
B. Diatas 1000 kata  = Depth

08. Tambahkan Internal link dan external link

Internal link adalah tautan atau link yang mengarah ke halaman lain di website yang sama.

External link sebaliknya yaitan atau link yang mengarah ke halaman lain dari website yang berbeda atau orang lain.

Tujuan dari menambahkan Internal link atau external link adalah untuk memudahkan navigasi user/pembaca bahwa diwebsite tersebut ada konten yang berkaitan.

External link biasanya untuk menjadikan sumber rujukan di artikel tersebut.

Adanya Internal link dan external link bukan hanya memudahkan navigasi pembaca, juga memudahkan google melacak website atau artikel kita.

Internal link:
– Berikut adalah Panduan Meeting untuk internal perusahaan : Meeting Guideline

External link:
– How to Create the Perfect Meeting Agenda – Sumber

09. Optimize Image

Gambar dapat membantu menceritakan dan mengkomunikasikan tulisan Anda seperti statistik, grafik atau chart)

Anda bisa mengambil gambar melalui sumber ini gratis :

Pastikan File Naming dan Alt-text pada gambar sudah benar:

Image Alt-text bertujuan untuk memberikan penamaan pada gambar yang akan dibaca oleh mesin pencari google dan nantinya akan dikenali oleh google lalu masuk pada pencarian gambar.

Alt-text mendeskripsikan gambar dan sesuai konteks artikel, bisa panjang atau sesuai judul artikel.

File naming adalah penamaan file pada gambar ketika pertama kali kita save gambar di folder.

10. Editing and Proofreading

Proofreading adalah tahap akhir dari proses pengeditan, dengan fokus pada kesalahan permukaan seperti salah ejaan, kesalahan tata bahasa serta tanda baca. Ini untuk memastikan bahwa semua naskah Anda telah benar secara penulisan, ejaan dan tanda baca.

Jadi sebelum dipublish sebaiknya tulisan Anda harus diperiksa terlebih dahulu :

  1. Memeriksa, apakah ada kesalahan ejaan
  2. Memeriksa apakah titik, koma, titik dua, titik koma, dan lain-lain, telah digunakan dengan benar?
  3. Memeriksa apakah tanda petik (“…”) dan tanda petik tunggal (‘…’) telah digunakan dengan benar?
  4. Memeriksa apakah tanda hubung (-) dan tanda pisah (–) telah digunakan dengan benar

Puebi disa didownload di resource.

Cheatsheet Content Writing

 

No Tipe konten Tujuan Jumlah Kata Contoh
01 How-to article TIpe konten ini adalah tentang bagaimana cara memecahkan masalah disisi pembaca 500-1000 kata Cara Mengatasi Rasa Takut pada Anak
02 Listicle Listicle adalah artikel yang terdiri dari serangkaian fakta, tips, kutipan, dan lainnya yang diatur dalam bentuk tertentu. 500-1000 kata 13 Cara membuat artikel yang menarik
03 Press-release Press Release merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh public relation atau humas dalam sebuah perusahaan. Biasanya terdiri dari 5W+1H (What, When, Where, Why, Who dan How) 500-1000 kata Sri Sultan Hamengku Buwono X Inaugurates Disabled-Friendly Tokopedia Care User Service Center in Yogyakarta
04 Case Study Studi kasus secara sederhana diartikan sebagai proses penyelidikan atau pemeriksaan secara mendalam, terperinci, dan detail pada suatu peristiwa tertentu atau khusus. Studi kasus dapat diperoleh dari metode-metode penelitian formal atau bisa juga hasil dari pengalaman. 1000 – 3000 kata How a Customer Experience Company is Using Visme for Team Collaboration
05 Interviews or Q&A Artikel yang isinya adalah data-data atau sumber hasil interview dari pihak kedua 500 – 1000 kata HOMESCHOOL AND SELF-CARE: AN INTERVIEW WITH JESSICA
06 Comparison Artikel yang mengulas tentang kelebihan dan kelemahan produk, bisa produk sendiri atau orang lain. 500 – 1000 kata

– Comparison physical product : Realme vs Xiaomi
– Comparison digital product : Compare Asana vs ClickUp vs monday.com vs Notion

07 Guides Artikel yang menjelaskan secara detil panduan dari A-Z, lengkap dan komperhensif 1000 – 5000 kata The Complete SEO Guide for Beginners

 

Content Writing Resources

97 Powerfull headline

PUEBI : Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia

Writing Tools